Kontroversi Soeharto Setelah Wafat

Posted: Februari 6, 2008 in Ruwet

soeharto.jpg

Innalilahi Wa inna Ilaihi Rajiun..telah berpulang Mantan Presiden Ke2 RI..Bapak H.M soEharto pada 27 January 2008.Banyak Pro dan Kontra Tentang Pra meninggalnya beliau,Seorang tokoh yg saya Kagumi Karena kepemimpinannya Yg serba Wah..Berikut Pro dan Kontra yg sempat saya Kutip baik tentang Perjalan beliau maupun Kondisi Kontra Masyarakat Setelah wafatnya bapak pembangunan tersebut :

soeharto.jpg

Innalilahi Wa inna Ilaihi Rajiun..telah berpulang Mantan Presiden Ke2 RI..Bapak H.M soEharto pada 27 January 2008.Banyak Pro dan Kontra Tentang Pra meninggalnya beliau,Seorang tokoh yg saya Kagumi Karena kepemimpinannya Yg serba Wah..Berikut Pro dan Kontra yg sempat saya Kutip baik tentang Perjalan beliau maupun Kondisi Kontra Masyarakat Setelah wafatnya bapak pembangunan tersebut :

Duta Besar AS untuk Indonesia Cameron R. Hume menilai mantan Presiden Soeharto merupakan tokoh besar dalam sejarah yang meninggalkan warisan abadi bagi Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.

“Presiden Soeharto memimpin Indonesia selama lebih 30 tahun, dan dalam periode tersebut Indonesia mencapai pembangunan ekonomi dan sosial yang luar biasa. Di dunia internasional, Presiden Soeharto turut mensponsori pembentukan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan memberikan Indonesia peran yang penting dalam Gerakan Non-Blok sambil terus menjalin hubungan erat dengan Amerika Serikat,” katanya seperti dikutip dalam keterangan resmi Kedubes AS di Jakarta, Minggu.

Dubes AS melayat dan memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Indonesia Soeharto di rumah duka Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut keterangan resmi itu, Duta Besar Hume menyampaikan rasa belasungkawa dari Pemerintah Amerika Serikat kepada Pemerintah RI dan keluarga mantan presiden Soeharto.

Disebutkan bahwa Amerika Serikat menyatakan rasa duka yang mendalam atas wafatnya mantan Presiden Soeharto.

“Meskipun terdapat kontroversi mengenai kepemimpinannya, Presiden Soeharto merupakan tokoh besar dalam sejarah yang meninggalkan warisan abadi bagi Indonesia dan wilayah Asia Tenggara,” kata keterangan resmi itu.

Sebagaimana layaknya penghormatan pada para pemimpin Indonesia yang lain, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengumumkan hari berkabung nasional selama tujuh hari mulai hari Minggu( 27/1) sehubungan meninggalnya mantan Presiden Soeharto.

Sementara itu, bendera Merah Putih di kompleks Istana Kepresidenan dan Istana Wakil Presiden diturunkan menjadi setengah tiang sehubungan meninggalnya Soeharto.

Mantan Presiden Soeharto meninggal pukul 13.10 WIB setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena sejumlah kegagalan organ vital.(*)

kONTRA tentang perjalanan Pak haro semasa hidup berkaitan dengan Supersemar

Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) akan tetap menjadi sebuah misteri. Sebab, Pak Harto sebagai orang terakhir yang tahu soal itu sudah mangkat. Tak ada lagi pihak yang bisa memastikan kebenaran dokumen Supersemar, termasuk isinya.

Supersemar, tulis sejarah Orde Baru, diberikan Presiden Soekarno kepada tiga jenderal: Soeharto, Andi M. Jusuf, Basuki Rachmat, dan Amir Machmoed. Ketiga jenderal ini datang menemui Bung Karno di Istana Bogor, beberapa bulan setelah peristiwa G.30.S/PKI. Inti isi Supersemar, Bung Karno menyerahkan kekuasaan pemerintahan RI kepada Jenderal Soeharto.

Supersemar kemudian menjadi ‘produk hukum’ yang sah, bahkan mengantarkan Pak Harto sebagai salah satu presiden terlama di dunia, 32 tahun (1966–1998).

Basuki Rachmat dan Amir Machmoed, dua-duanya pernah menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam Kabinet Soeharto. Andi M.Jusuf, selain Menteri Perindustrian, juga Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) dan Ketua Bepeka (Badan Pemeriksa Keuangan). Basuki Rachmat wafat lebih dulu, disusul Amir Machmoed, dan Andi M.Jusuf.

Ahli sejarah Anwar Gonggong yang pernah mempersoalkan keabsahan Supersemar, Senin (28/1) pagi kepada salah satu stasiun televisi mengatakan, “Yang tahu apa isi Supersemar itu hanya Pak Harto.”

Mungkin juga maksudnya apakah Supersemar itu memang ada atau tidak, hanya Pak Harto yang tahu. Sebab, setelah Pak Harto lengser, pernah juga disebut dokumen itu ‘hilang’.

Bung Karno dibunuh?

Sekalipun Bung Karno telah wafat lebih dari 30 tahun, kematiannya tetap memunculkan kontroversi.

Dewi Soekarno, wanita keturunan Jepang dan istri termuda Bung Karno, secara eksplisit menyebut suaminya meninggal secara tidak normal (diracun). Dan, secara implisit, ia menuding Pak Harto sebagai pembunuh melalui kaki tangannya.

Mengapa Bung Karno dibunuh? Setelah Pak Harto menjadi Presiden/Mandataris MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara), kekuasaannya memerlukan legitimasi. Jalurnya melalui Pemilu 1971.

Tapi, Pemilu 1971 itu menjadi inkonstitusional selama Indonesia memiliki dua presiden: de jure (Bung Karno) dan de facto (Pak Harto). Jadi, salah satunya harus disingkirkan. Bung Karno meninggal atau tersingkir secara permanen pada 1970.

Tudingan Dewi dimuat tabloid Detak yang dikelola Eros Djarot di akhir 1980-an. Eros dikenal sebagai salah seorang pendukung Bung Karno.

Belakangan, Eros mengkritik cara media-media di Indonesia memberitakan kematian Pak Harto. Kesan Eros, beberapa media berusaha menutupi sisi gelap masa lalu Pak Harto. Senin (28/1) siang, saat dikonfirmasi kembali tentang wawancara Dewi itu, Eros membenarkannya.

Dalam wawancara itu, Dewi antara lain menyebut Nichlany dan dokter Mahar Mardjono. Nichlany yang sebelum tutup usia menjabat Dirjen Imigrasi, menurut Dewi, menjemput Bung Karno dari rumah tempat ia ditahan di Wisma Yaso (sekarang Museum ABRI) di Jl Gatot Subroto, Jakarta. Ia ditemani dokter Mahar yang sebelum berpulang menjabat Rektor Universitas Indonesia.

Bung Karno saat dijemput Nichlany dan Mahar, kata Dewi, sempat berteriak-teriak. “Saya tidak sakit! Saya tidak mau dibawa ke rumah sakit!” kata Dewi menirukan teriakan Bung Karno.

Tentang tudingan Bung Karno diracun, Dewi menyimpulkan setelah melihat jenasah suaminya. Dewi yang saat Bung Karno meninggal menetap di Paris, terbang ke Jakarta ditemani seorang wartawan Jepang.

Sebelum ke Jakarta, Dewi meminta masukan dari para dokter (ahli) di Paris tentang bagaimana cara mengindentifikasi mayat yang meninggal secara normal dan abnormal. Dewi yakin Bung Karno dibunuh dengan racun.

Komentar
  1. denada mengatakan:

    fuck of soeharto, you will burn in hellllll

  2. Suharto's biggest maggot mengatakan:

    HARUSNYA PAS SI HARTO MATI, MAYATNYA TARO DI BAWAH SEMANGGI, PASTI BANYAK YANG MAU NYULA TUH!!!

    FUCK U HARTO AND ALL YOUR SHITTY FAMILY

  3. inlander_boy mengatakan:

    kesalahan orde baru:30%SOEHARTO+30%GOLKAR+20%KRONI+20%KELUARGA

  4. inlander_boy mengatakan:

    Memandang keberadaan dunia gaib harus dengan ilmu begitu jg bila harus memandang dosa2 SOEHARTO.Apakah mesti harus jdi korban dlu bru bisa mengatakan bhwa SOEHARTO itu jls2 salah? jawabannya adlh “TIDAK”!Tanya hati nurani kestiap sanubari masing2 insya allah kta akn mnjadi MANUSIA INDONESIA YG SESUNGGUHNYA..INSYA ALLAH.Amien.

  5. inlander_boy mengatakan:

    **BUBARKAN GOLKAR DAN TUNTUT SMUA BIANG KEROKNYA BILA KITA INGIN DEMOKRASI ANAK CUCU KITA SELAMAT DIKEMUDIAN HARI**(Selama msh ada PKI ORDE BARU baru itu didalam sistem demokrasi kita jangan prnah brharap ada indonesia yg adil dan makmur1

  6. Ricardo mengatakan:

    Jgn cm asl ngomong om2!! bktikan spt apa kinrja anda jk memimpin bngsa ini. For The smilling General, smoga anda tenang di sana

  7. vhadil mengatakan:

    untuk org2,,jgn memandang org tserbut dari sudut jelek’a jah,,tpi juga liat dari sudut kebaikannya,,kita bakal maju jika kita hargain jasa2 presiden kita,,for the smilling general moga anda diterima tuhan

  8. Wahyu mengatakan:

    bakar yang punya blog wkwkkww

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s